Rabu, 12 September 2018

LAYER OSI


7 LAYER OSI
 Hasil gambar untuk osi
1.      Layer osi(opensystem interconnection)
7 Layer OSI adalah sebuah model arsitektural jaringan yang dikembangkan oleh badan International Organization for Standardization (ISO) di Eropa pada tahun 1977. Model referensi OSI (Open System Interconnection) menggambarkan bagaimana informasi dari suatu software aplikasi di sebuah komputer berpindah melewati sebuah media jaringan ke suatu software aplikasi di komputer lain.

2.      Model layer OSI dibagi menjadi 2 kelompok :
a.       Upper layer fokus pada applikasi pengguna dan bagaimana file direpresentasikan di komputer. > Transport Layer, Session Layer, Presentation Layer, dan Application Layer.
b.      Lower layer merupakan intisari komunikasi data melalui jaringan. > Physical Layer, DataLink Layer, dan Network Layer.

3.      Fungsi dari masing-masing Layer :
a.       Aplications : Lapisan ke-7 berfungsi menyediakan jasa untuk aplikasi pengguna, layer ini bertanggungjawab atas pertukaran informasi antara program computer.
b.      Presentation : Lapisan ke-6 berfungsi mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan.
c.       Session : Lapisan ke-5 berfungsi menetapkan, mengatur dan menghentikan sesi pengiriman data.
d.      Transport : lapisan ke-4 berfungsi memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima.
e.       Network : lapisan ke-3 berfungsi mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat header untuk paket-paket,  melakukan routing.
f.       Data Link : lapisan ke-2 berfungsi menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut frame.
g.      Physical : lapisan ke-1 berfungsi sebagai media transmisi jaringan


Tidak ada komentar:

Posting Komentar